Komunikasi

Mindset “Meskipun”

Posted by on Nov 21, 2010 in Hidup, Komunikasi | 6 comments

Saya meyakini adanya kekuatan dalam kata-kata. Entah dengan Anda. Saya percaya hidup kita sebagian besarnya ditentukan oleh kata-kata kita. Entah dengan Anda. Saya setuju bahwa semakin bijaksana seseorang, semakin tepat ia gunakan kata-kata dalam kehidupannya. Prinsip ini makin kusetujui hari demi hari. Entah dengan Anda. Saya sepakati bahwa doa ialah tombak sekaligus tameng bagi pribadi yang meyakininya sepenuh hati. Itulah kekuatan kata-kata, sebagai senjata sekaligus perisai perlindungan diri. Saya sepakati bahwa nasib kita tergantung dari cara kita merespon kejadian yang ada. Begitu terjadi sebuah peristiwa, kita pun memberikan makna terhadapnya. Kita mengkaitkan...

Read More

Anda seorang Negosiator Ulung, bukan? (3, selesai)

Posted by on Oct 20, 2010 in Komunikasi, Strategi | 0 comments

Tulisan ini merupakan pembahasan terakhir tentang profil negosiator yang handal. Ketika Anda memulai sebuah pembelajaran, hendaknya Anda mendekatinya dari konsep diri ideal sang pemilik ketrampilan. Sebab, begitu Anda memahami dengan jelas sikap dirinya –yang terlihat dari bangunan konsep dirinya– seketika beragam pendekatan, teknik, dan ketrampilan yang menyelimuti sang pelaku menjadi lebih mudah Anda duplikasi. Laksana maestro pembuat pedang, beliau selalu memulai prosesnya dari penciptaan gagang yang tepat. Dipilihnya jenis kayu/bahan lain berikut spesifikasi yang cocok bagi pedang yang dikehendaki. Selesainya pembuatan gagang pedang, sang empu melanjutkan...

Read More

Anda seorang Negosiator Ulung, bukan? (2)

Posted by on Oct 17, 2010 in Komunikasi, Strategi | 0 comments

Anda telah memahami bahwa kesadaran negosiasi membantu Anda menciptakan situasi yang kondusif bagi pencapaian kesepakatan yang ’win-win solution’. Keahlian Anda dalam mendengarkan makin mengokohkan pribadi Anda sebagai seorang negosiator yang terhormat di mata pihak lain. Kali ini saya hendak melanjutkan pembahasan mengenai karakter negosiator yang handal. Yakni kesabaran, sikap yang fleksibel, dan berfokus pada kepuasan bersama. Mari kita selidiki satu per satu. Kesabaran Informasi makin membanjiri dunia. Akibatnya, kita pun makin berharap segalanya selesai lebih cepat. ”Khan sudah canggih, kalo’ bisa cepat kenapa diperlambat?” mungkin itu asumsi kita. Dalam...

Read More

Anda seorang Negosiator Ulung, bukan? (1)

Posted by on Oct 13, 2010 in Komunikasi, Strategi | 3 comments

Pada tulisan sebelumnya yang telah meluruskan persepsi kita dari 5 mitos ngawur tentang negosiasi, saya menjanjikan tulisan mengenai kepribadian para negosiator yang sukses. Kita memahami bahwa negosiasi adalah proses mengatasi rintangan sebagai usaha memenangkan persetujuan. Dalam negosiasi, rintangan utama berupa perbedaan antara posisi Anda dan posisi saya, sementara tujuan utamanya adalah mencapai persetujuan. Saya lebih cenderung mengatakan bahwa negosiasi yang efektif terjadi ketika setidaknya salah satu pihak merasa puas, merasa menang. Sehingga ketika kita menyebutkan istilah win-win negotiation, yang sebetulnya terjadi adalah munculnya perasaan menang di...

Read More

5 Mitos NGAWUR tentang Negosiasi

Posted by on Oct 11, 2010 in Komunikasi | 3 comments

Negosiasi? Pernah tahu? Pengen ngerti? Tenang, artikel ini dan tiga artikel berikutnya akan bantu Anda kuasai negosiasi sehari-hari. Tony Robbins pernah menegaskan, ”Kualitas hidup Anda sebanding dengan kualitas  komunikasi Anda”. Jika Anda termasuk sekelompok orang yang seperti saya, meyakini bahwa hidup kita ini bergantung kepada kualitas hubungan kita dengan orang lain. Maka Anda pun kemudian menyepakati bahwa dalam tujuan mendapatkan apa pun keinginan baik kita, selalu saja ada pihak lain yang turut serta dalam proses pencapaian itu. Sehingga, komunikasi menjadi berperan sangat-sangat-sangat vital dalam kehidupan pribadi dan profesional kita. Itulah kemudian...

Read More

“HUMOR” Bumbu Pembicaraan Anda

Posted by on Oct 3, 2010 in Hidup, Komunikasi | 4 comments

Anda pastinya sudah memahami bahwa Anda bisa memilih satu dari tiga orientasi berbicara. Apakah Anda akan lebih memilih untuk berorientasi kepada diri Anda sendiri, kepada isi pembicaraan Anda, atau tentu saja, Anda akan memilih yang terbaik. Berorientasi kepada pendengar Anda. Ketika Anda mulai mencurahkan perhatian Anda secara lebih optimal kepada pendengar Anda, lebih daripada isi pembicaraan dan bahkan kepada diri Anda sendiri, Anda akan mulai mengerti bahwa dalam pembicaraan tersebut Anda mulai memainkan peran seakan-akan pendengar yang bersama Anda adalah bagian yang tak terpisahkan dari diri Anda. Dan, Anda pun akan mulai lebih mengerti bahwa ternyata orang lain...

Read More
Page 2 of 3123

Bad Behavior has blocked 117 access attempts in the last 7 days.