Inspirasi Detik ini

Taubat bermakna kitalah yang paling berhak & berkewajiban mengintrospeksi
diri sendiri. Taubat pun berarti lakukan perbaikan berkelanjutan. Tiada
jalan menuju kesempurnaan -yang lebih lurus & lebih cepat- selain usaha perbaikan berkesinambungan. Itu semua sama maksudnya menantang kita untuk tetap memastikan bahwa diri kita tidak pernah berhenti bertumbuh, cepat atau lambat.
— Rio Purboyo

Menaklukkan Waktu

Posted by
|

Kalau ada satu ilmu yang kusadari menancap kuat dalam benak, yang kuingat adalah seputar waktu.

Singkat saja, nasihat hikmah dari kyai,
saat itu.

“Yang paling dekat, adalah maut.
Yang paling jauh, adalah masa lalu.”

Bagaimana bisa, variabel ruang, yakni jarak (jauh-dekat), dihubungkan sejajar dengan waktu. Dan, tidak hanya logis, tapi juga terbukti dalam realita.

Padahal, kalau di angkot biasanya tertempel stiker “Jauh dekat, Rp 5.000.” icon biggrin Menaklukkan Waktu

Salah satu obsesi manusia modern, adalah menaklukkan waktu.

Di berbagai film, terwakili cara pandang pembuatnya mengenai waktu. Sebut saja “Back To The Future“. Betapa dalam keinginan untuk bisa menciptakan mesin waktu, dalam bentuk mobil misalnya. Cerita obsesi atas waktu.

Kalau di Doraemon, Anda dipertontonkan isi laci di dalam meja belajar Nobita. Sekali lagi, cerita tentang obsesi atas waktu.

Dalam “in Time”, yang kuingat ide dasarnya “mata uang yang berlaku di peradaban adalah waktu”. Sehingga, segalanya -di film itu- diukur dengan waktu.

Orang terkaya di situ, digambarkan adalah orang dengan usia yang amat panjaang. Saya lupa, berapa abad begitu. Yang menarik, malah adegan di mana seorang kaya yang setelah diselamatkan oleh tokoh utama dari perampokan, ia donasikan “harta”-nya itu kepada si penyelamat. Lalu, ia memilih mengakhiri hidupnya. Bunuh diri. ?#duh!

Mungkin, baginya hidup terlalu lama memunculkan rasa frustasi yang mendalam.

Pasti, cerita film itu berjibaku seputar waktu. Perampokan, penggulingan kekuasaan, dan lain-lain, ujung-ujungnya waktu. Yang menarik, dalam film yang bersebab dari paceklik panjang “Interstellar”, arus utama idenya ingin mengajukan hal baru. “Gravitasi bisa melampaui waktu”. Karena hanya tontonan, saya tidak begitu percaya dengan hal itu. Mudah saja, mengabaikannya. he he he.

Tapi, alur film “Perjalanan Antar Bintang” dengan misi mencari planet baru untuk kehidupan manusia itu, malah mengarah pada perjalanan antar dimensi. Dari dimensi tiga, ke dimensi lima. Begitu, kalau saya tak salah ingatan.

Di film ini, tersirat kuat obsesi akan penaklukan atas waktu. Akal warasku, berceloteh begitu.

Ah, mungkin Anda tidak perlu terlalu serius membaca catatan kecil ini. Cukuplah sebagai pengingat, bahwa waktu memang teramat berharga!

Add a comment

Tentang RioPurboyo dot Com

RioPurboyo.com adalah blog pemberdayaan diri. Hadir sebagai upaya pembaik kualitas hidup supaya lebih berkah, bermakna, dan berguna. Ketika Anda bersedia berlatih untuk mengembangkan kualitas diri, hubungi 0857-84-450-450.

Apa itu Komunitas?

Komunitas ialah alumni pelatihan dan pembaca blog. Silakan bergabung untuk saling berinteraksi, berbagi, dan bertumbuh bersama.
Follow us: Twitter | Facebook
Copyright © 2011 Rio Purboyo dot Com. All rights reserved.