Inspirasi Detik ini

Ayah saya biasa berkata setiap kali saya jatuh, bahwa sebenarnya saya tidak ‘jatuh’ tapi saya ‘berlutut’ untuk bersyukur atas kehidupan. — Shankar Mirchandani

Memperbaiki Keputusan

Posted by
|

Ketika akan mengambil keputusan, tanyakan pada diri sendiri, “Apa yang terjadi ketika saya melakukan hal seperti ini sebelumnya?”

Jika jawabannya adalah sesuatu yang buruk atau tidak begitu optimal, pertanyaan ini seharusnya menggetarkan Anda untuk tidak mengulangi suatu kesalahan. Ini bukan berarti Anda tidak boleh lagi mencoba sesuatu, namun setidaknya Anda harus mengambil keuntungan dari pengetahuan yang diperoleh dari pengalaman gagal di masa lalu.

Mario Teguh menuliskan inspirasi yang menarik untuk kita gunakan:

“Perjalanan naik kita akan selalu ditaburi dengan ujian-ujian yang akan memisahkan kita dari mereka yang tidak betul-betul menginginkan kecemerlangan hidup. Bagi kita, ujian-ujian itu adalah tantangan yang memanggil semua serat keberanian dan kecerdasan kita untuk membentuk kekuatan pribadi yang memenangkan rencana-rencana kita. Sehingga, bila kita tidak menang sekarang, ktia akan menang nanti.

Bila kita belum berhasil pada kesempatan pertama, tidak boleh ada apa pun yang menghalangi kesempatan kita untuk berhasil pada kesempatan kedua. Dan karena kegagalan tidak pernah berencana untuk datang hanya satu kali, maka kita tidak boleh membatasi jumlah dari kesempatan kedua kita.

Sebenarnya, ada satu juta kesempatan kedua. Kita semua berhak untuk mendapatkan kesempatan kedua lagi –walaupun itu adalah kesempatan kedua yang ke-1956.

Mohon Anda sadari bahwa kegagalan selalu berada di antara rencana-rencana Anda. Hanya karena Anda memastikan bahwa selalu ada kesempatan setelah setiap kegagalan Anda –keberhasilan akan menjadi sebuah keniscayaan bagi Anda.

Itulah sebabnya, kejernihan dalam menyikapi kegagalan adalah pemungkin yang penting untuk memaksimalkan pencapaian hak kita untuk berhasil, untuk mencapai kecemerlangan yang kita cita-citakan.

Pengenalan yang baik atas sifat-sifat kegagalan adalah penentu bagi ketepatan sikap dan tindakan-tindakan Anda pada setiap upaya kedua Anda. Maka, diskripsikanlah kegagalan dalam sifat-sifatnya yang asli.

Kegagalan adalah tanda tidak tepatnya arah. Dengannya, penyesuaian adalah nama perjalanannya.

Kegagalan adalah tanda tidak cukup baiknya cara. Sehingga, peningkatan adalah nama pelatihannya.

Kegagalan adalah sebenarnya tertundanya sebuah keberhasilan. Oleh karena itu, kesabaran adalah nama penantiannya.

Kegagalan adalah tanda tidak cukupnya kekuatan. Itu sebabnya, kesungguhan adalah nama keharusannya.

Kegagalan adalah tanda akan adanya jaminan keberhasilan. Dan … iman, adalah nama dari keyakinannya.

Maka sadarilah, bahwa Anda dibedakan dari orang biasa dari cara Anda menyikapi kegagalan.”

Jika Anda memang gagal dalam suatu hal, Anda mungkin juga belajar dari pengalaman itu dalam satu hal. Scott Berkun penulis “Confession of a Public Speaker”, memberikan daftar pertanyaan cerdas ini untuk diajukan demi melacak jejak keputusan sebelumnya dan Anda pun dapat memperbaikinya:

  • Apa urutan kejadian yang mungkin terjadi, saat itu?
  • Adakah kesalahan kecil yang berulang yang membawa pada kesalahan besar saat itu?
  • Adakah asumsi penuh kesalahan yang dibuat saat itu?
  • Apakah saat itu kita memiliki tujuan yang salah? Apakah saat itu kita berusaha memecahkan masalah yang benar?
  • Apakah saat itu mungkin untuk mengenali asumsi yang buruk lebih awal?
  • Apa yang sekarang ini kita ketahui yang akan bermanfaat untuk saat itu?
  • Apa yang akan kita lakukan secara berbeda pada situasi yang sama persis, seandainya kita mengalaminya lagi?
  • Apakah kesalahan ini, dulu mustahil dihindari?
  • Apakah sudah cukup banyak waktu berlalu bagi kita untuk mengetahui apakah ini merupakan kesalahan atau bukan?

 

Add a comment

Tentang RioPurboyo dot Com

RioPurboyo.com adalah blog pemberdayaan diri. Hadir sebagai upaya pembaik kualitas hidup supaya lebih berkah, bermakna, dan berguna. Ketika Anda bersedia berlatih untuk mengembangkan kualitas diri, hubungi 0857-84-450-450.

Apa itu Komunitas?

Komunitas ialah alumni pelatihan dan pembaca blog. Silakan bergabung untuk saling berinteraksi, berbagi, dan bertumbuh bersama.
Follow us: Twitter | Facebook
Copyright © 2011 Rio Purboyo dot Com. All rights reserved.