Inspirasi Detik ini

Frase AKU TIDAK BISA adalah kekuatan penyangkalan paling besar dalam pikiran manusia. — Paul R. Scheele

Cara Menggunakan Buku Teks (Referensi)

Posted by
|

Buku teks referensi, bukanlah pembelajaran itu sendiri. Buku itu (hanya) satu dari sekian sumber belajar. Memang ia merangkum pengalaman (hidup dan-atau pembelajaran) si penulis. Meski begitu catatan yang tercetak di dalamnya mewakili pemaknaan ulang dari persepsi si penulis. Dan karenanya, menyimpan kemungkinan terjadinya “beda penafsiran” oleh kita selaku pembaca, contoh yang mudah ditemui adalah saat kita membaca buku terbitan luar negeri.

Maka, sangat penting untuk mengenali sejak awal:

1. Apa hasil yang ingin kita dapatkan dari “mengunyah” sebuah buku.
2. Bagian mana saja yang patut kita perhatikan (lebih).
3. Bahasan apa yang selayaknya kita ulang-ulangi dan mana yang bisa diabaikan.

Sekali lagi, gunakan buku sebagai sumber daya, daya dukung belajar. Dalam belajar, sangat penting untuk menjumpai sumber belajar berwujud manusia, bertatap muka dengannya, berdiskusi mendalam, sertai pula dengan meminta penjelasan, penilaian dan umpan balik dari beliau. Setelahnya, kita dapat mengekstraksi ilmu pengetahuan secara lebih intensif menjadi terapan keseharian.

Dengan begitu, kita berharap bisa menjadi produsen ilmu pengetahuan, bukan hanya pembebek dan pembeo informasi sampah. Semoga.

Add a comment

Tentang RioPurboyo dot Com

RioPurboyo.com adalah blog pemberdayaan diri. Hadir sebagai upaya pembaik kualitas hidup supaya lebih berkah, bermakna, dan berguna. Ketika Anda bersedia berlatih untuk mengembangkan kualitas diri, hubungi 0857-84-450-450.

Apa itu Komunitas?

Komunitas ialah alumni pelatihan dan pembaca blog. Silakan bergabung untuk saling berinteraksi, berbagi, dan bertumbuh bersama.
Follow us: Twitter | Facebook
Copyright © 2011 Rio Purboyo dot Com. All rights reserved.