Inspirasi Detik ini

Taubat bermakna kitalah yang paling berhak & berkewajiban mengintrospeksi
diri sendiri. Taubat pun berarti lakukan perbaikan berkelanjutan. Tiada
jalan menuju kesempurnaan -yang lebih lurus & lebih cepat- selain usaha perbaikan berkesinambungan. Itu semua sama maksudnya menantang kita untuk tetap memastikan bahwa diri kita tidak pernah berhenti bertumbuh, cepat atau lambat.
— Rio Purboyo

SEKOLAH 2.0: Pendidikan di Era Digital

Posted by
|

TUJUH PETUNJUK BAGI PRAKTISI PENDIDIKAN

Berikut ini tujuh strategi yang akan membantu Anda menjadi guru yang lebih baik, di zaman digital yang baru ini.

1. Jangan menyajikan teknologi ke dalam kelas kemudian berharap hal yang baik akan muncul dengan sendirinya.

Berfokus pada perubahan paedagogi, bukan pada teknologi. Pemelajaran 2.0 terkait dalam perubahan hubungan yang dramatis antara guru dan siswa dalam proses pemelajaran. Persiapkan itu dengan dengan benar lalu gunakan teknologi untuk menghadirkan lingkungan pemelajaran kolaboratif, sesuaikan kebutuhan, dan berfokus pada siswa.

2. Kurangi metode ceramah.

Anda tidak memiliki semua jawaban. Selain itu pengajaran bergaya siaran tidak berhasil untuk generasi ini. Mulai minta para siswa untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan dengarkan jawaban-jawaban mereka. Dengarkan pula pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para siswa. Biarkan mereka menemukan jawabannya. Biarkan mereka menciptakan kembali pemelajaran bersama Anda.
3. Berdayakan para siswa untuk berkolaborasi.
Dorong mereka agar bekerja sama dengan yang lain dan tunjukkan cara mengakses sumber pengetahuan yang tersedia di web.

4. Berfokus pada pemelajaran seumur hidup, bukan pada mengajarkan untuk ujian.

Yang penting bukan apa yang mereka ketahui ketika mereka lulus; melainkan kemampuan mereka untuk mencintai pemelajaran seumur hidup. Tidak usah khawatir anak-anak lupa tanggal peristiwa penting dalam sejarah mereka dapat mencari informasi itu kapan saja. Berfokus mengajari mereka cara belajar –bukan cara mengetahui.
5. Gunakan teknologi untuk mengenal tiap siswa dan menyusun program-program pemelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kecepatan penyerapan mereka.

 

6. Rancang program-program pendidikan berdasarkan kedelapan norma.

Harus ada pilihan, kustomisasi, transparansi, integritas, kolaborasi, hiburan, kecepatan, dan inovasi dalam pengalaman belajar mereka. Ungkit kekuatan-kekuatan dalam kultur dan perilaku generasi internet dalam pemelajaran berbasis proyek.

7. Temukan kembali diri Anda sebagai guru, dosen, atau pendidik.

Anda pun dapat mengatakan, “Sekarang, saya tidak sabar untuk bangun pagi dan pergi bekerja!”

(sumber: Don Tapscott, Grown Up Digital, diterbitkan dalam edisi ‘bahasa’ oleh Gramedia)

Add a comment

Tentang RioPurboyo dot Com

RioPurboyo.com adalah blog pemberdayaan diri. Hadir sebagai upaya pembaik kualitas hidup supaya lebih berkah, bermakna, dan berguna. Ketika Anda bersedia berlatih untuk mengembangkan kualitas diri, hubungi 0857-84-450-450.

Apa itu Komunitas?

Komunitas ialah alumni pelatihan dan pembaca blog. Silakan bergabung untuk saling berinteraksi, berbagi, dan bertumbuh bersama.
Follow us: Twitter | Facebook
Copyright © 2011 Rio Purboyo dot Com. All rights reserved.