Inspirasi Detik ini

Jika seseorang karena alasan apa pun berpeluang menjalani kehidupan yang luar biasa, ia tidak berhak menyimpannya untuk diri sendiri — Jacques Yves Cousteau

Memberdayakan Diri – Kunci Perubahan dan Perbaikan

Posted by
|

kendali diri Memberdayakan Diri   Kunci Perubahan dan Perbaikan Anda sadar, sekarang, gelombang perubahan telah terjadi sedemikian derasnya. Dalam buku A Whole New Mind, penulis Daniel Pink menjelaskan perubahan ekonomi yang sedang terjadi. Secara singkat, kita telah maju dari masyarakat petani ke masyarakat pekerja pabrik, lalu ke masyarakat pekerja pengetahuan. Dan sekarang, kita sedang maju lagi, menuju masyarakat pembuat (produsen), pengenal pola, dan pencipta makna.

Manusia bekerja, salah satunya dalam motif ekonomi, untuk memperoleh uang. Meski mungkin terlihat berkebalikan, uang seringkali bukanlah satu-satunya motivasi untuk bekerja. Setidaknya, uang bukan alasan primer bagi sesorang untuk mencintai pekerjaannya. Ini juga berarti, Anda perlu menemukan metode lain untuk menghargai diri sendiri, atau tim kerja Anda, atau sesama rekan kerja, di luar gaji yang layak. Kita perlu memotivasi orang lain, untuk mampu memberdayakan diri mereka sendiri, untuk melampaui pencapaian selama ini. Uang memang penting, hingga ukuran tertentu. Dan, pada dasarnya setiap kita yang bekerja, tidak ingin dihargai rendah. Kita ingin mendpatkan penghargaan yang sesuai. Sehingga, setelah melewati batas kecukupan tertentu bagi penghargaan atas nilai kerja kita, faktor uang tidak lagi pegang peranan terpenting. Motivasi kerja tidak sepantasnya disamakan seperti kita memasukkan uang ke mesin minuman kaleng. Lalu, mesin itu mengeluarkan hasil sesuai recehan keinginan kita.

Melampaui mekanisme “on-off” di atas, sesungguhnya manusia memiliki motif tersendiri. Dan karenanya ia bersedia mencurahkan tiap sumberdaya demi pencapaian dan pemenuhan tertentu. Sekaranglah giliran kita untuk menyadari tipe motivasi ini, sebagai kompas untuk memberdayakan diri. Singkatnya, untuk mudah mengingatnya Anda hanya perlu baca MAP (terjemahnya: peta).

Mastery. Penguasaan keterampilan, jadi lebih ahli, pakar. Setiap kita ingin meningkatkan kompetensi. Mungkin, benar juga salah satu alasannya untuk menghasilkan lebih banyak uang. Tapi, alasan sesungguhnya ialah untuk menjadi lebih baik pada suatu hal. Inilah penjelasan mudah, kenapa kita menyediakan waktu tertentu untuk bermain futsal/berenang, bahkan jika pun kita bukan atlet di bidang itu.

“Untuk diri Anda sendiri, apa yang ingin Anda kuasai lebih baik?”

Autonomy. Kemandirian, kesediaan, inisiatif untuk melakukan (dan menyelesaikan). Dengan kata lain, selaku manajemen tidak melulu memberitahu orang-orang harus melakukan apa dan bagaimana cara mengerjakannya. Ketika organisasi Anda memungkinkan seseorang (tim) bekerja secara mandiri, ini sama artinya dengan mengirimkan pesan bahwa manajemen mempercayai kompetensi pekerja dan adanya jaminan dapat dipercaya.

“Dalam sepekan ke depan, hasil apa yang ingin Anda wujudkan sebagai bukti dari kemandirian pribadi dan tim yang Anda pimpin?”

Purpose. Tujuan (hidup) yang lebih besar, obsesi pelayanan dalam skala global, makna penting keberadaan pribadi/organisasi. Dengan kalimat yang sederhana, bagaimana organisasi tempat Anda berada membuat dunia jadi tempat yang lebih baik.

“Apa obsesi hidup Anda, yang ingin Anda wariskan ke generasi mendatang?”
“Kapan Anda ingin mulai mengerjakan obsesi hidup Anda?”

Ketiga motif di atas, MAP, pantas Anda jadikan panduan guna memotivasi diri sendiri. Secara mandiri Anda bertanggung jawab penuh untuk menguasai suatu keahlian secara lebih sempurna. Dan karenanya, terbuka lebar pintu kesempatan untuk mengubah dunia jadi lebih baik. Bukankah seperti ini, yang Anda inginkan?

Saat ini, tiba saatnya kita menggeser pusat perhatian kita dari membicarakan keinginan/kebutuhan diri ke arah penerapan strategi pencapaian tujuan.

Saat ini, tiba waktunya kita berhenti membincangkan keberhasilan orang lain dan mengganti diskusi itu dengan mulai menggunakan kekuatan pribadi.

Saat ini, tiba masanya kita menemukan terobosan terkini dalam menciptakan keberlimpahan sumberdaya, alih-alih hanya mengeluhkan keterbatasan sumberdaya.

Inilah waktunya, kita menghentikan diri dari kemunduran dan keterpurukan sebagai akibat ketidakseimbangan antara keharusan dan kemampuan.

Karena inilah waktunya, kita menjadi pribadi yang lebih berdaya, dalam mengeksekusi apa saja yang kita inginkan, kita butuhkan, kita perlukan.

Jika pemberdayaan diri ialah yang Anda kehendaki, akan seperti apa kebahagiaan Anda saat berproses dan berhasil mewujudkannya?

Saya berharap Anda bersedia mengajak serta saya menjadi bagian dari pemberdayaan diri Anda, pembaca.

Terima kasih.

Selamat memberdayakan diri.

RioPurboyo | Your Talent-Coach

Add a comment

Tentang RioPurboyo dot Com

RioPurboyo.com adalah blog pemberdayaan diri. Hadir sebagai upaya pembaik kualitas hidup supaya lebih berkah, bermakna, dan berguna. Ketika Anda bersedia berlatih untuk mengembangkan kualitas diri, hubungi 0857-84-450-450.

Apa itu Komunitas?

Komunitas ialah alumni pelatihan dan pembaca blog. Silakan bergabung untuk saling berinteraksi, berbagi, dan bertumbuh bersama.
Follow us: Twitter | Facebook
Copyright © 2011 Rio Purboyo dot Com. All rights reserved.