Inspirasi Detik ini

Jika seseorang karena alasan apa pun berpeluang menjalani kehidupan yang luar biasa, ia tidak berhak menyimpannya untuk diri sendiri — Jacques Yves Cousteau

Mudah Atasi Masalah

Posted by
|

Benar, hidup kita merupakan peralihan dari penyelesaian yang satu ke penyelesaian berikutnya. Pergantian dari pemenuhan yang satu, ke pemenuhan lainnya. Entah berupa penyelesaian masalah, atau pun pemenuhan peluang. Semakin baik kita menemukan inti masalah dan mengatasinya, semakin tinggilah kualitas hidup kita. Dan, semakin cerdas kita menemukan peluang dan mewujudkannya, semakin baiklah derajat kehidupan kita.

Sebagai latihan, di bawah ini kuis singkat yang saya ambilkan dari tulisan seorang teman, Peri Farouk. Kuis ini bertujuan untuk mengenali apa itu masalah, bagaimana kita menentukan pokok sebuah masalah, dan menyelesaikannya.

Peluang terbaiknya ialah, Anda akan dapat temukan kecenderungan Anda selama ini, dalam memilih inti masalah berikut kebiasaan Anda mengatasinya.

Anda akan tahu, di akhir tulisan ini, saya melengkapi dengan 3 cara mudah memperbaiki penentuan hakikat masalah. Cara pandang manusia, seperti kacamata yang kita kenakan untuk melihat dan menilai segala sesuatu. Apa jadinya, ketika kita menggunakan kacamata dengan lensa berwarna hijau? Tentu, apa-apa yang kita lihat, akan kita maknai dengan warna hijau pula.

Dari situ, kita miliki kesimpulan sederhana. Jika inginkan perubahan kecil, garaplah perilaku kita. Tapi, jika kita kehendaki perubahan besar dan mendasar, inilah saatnya, menggarap mindset kita.

KUIS SINGKAT!

Anda seorang kolektor lukisan mahal. Lukisan yang sudah Anda kumpulkan terdiri dari berbagai genre: naturalis, realis, suarealis, ekspresionis, abstrak, posmo, dan lain-lain, karya berbagai pelukis terkenal dunia.

Suatu saat, di tempat penyimpanan koleksi lukisan tersebut berkobar api yang memungkinkan terjadinya kebakaran hebat yang akan menghanguskan semua lukisan Anda. Anda hanya bisa membawa satu hal keluar dari tempat penyimpanan itu.

Pertanyaan: APA YANG AKAN ANDA BAWA KELUAR DARI TEMPAT ITU?

FEEDBACK:

Kuis tadi saya (Peri Farouk) buat berdasarkan wawancara cerdas antara seorang jurnalis dengan kolektor lukisan yang juga seorang dokumenter terkenal kehidupan bawah laut, Michael Costeau.

Saya mendapat jawaban dari teman-teman:
- Diri saya sendiri!
- Keyakinan!
- Lukisan termahal!
- Lukisan naturalis, karena saya mencintai alam!
- Polis asuransi lukisan tsb!
- Keluarga saya!

What a naïve, what an intelligence!

Jawaban Costeau atas pertanyaan: APA YANG AKAN ANDA BAWA KELUAR DARI TEMPAT ITU?

Adalah…

APINYA!

Ya, mengapa kita sering memperhatikan hal-hal lain, dan mengabaikan sumber masalah kita, padahal pada saat itu kita sudah melihat dengan terang benderang masalahnya, masih kecil, masih berada dalam kendali kita, dan relatif mudah menghilangkan atau menyelesaikannya?

Setelah Anda dapati penjelasan yang gamblang di atas, geserlah fokus Anda untuk membaca penjelasan taktis berikut ini:

3 Cara Penentuan Inti Masalah

Saat memutuskan untuk atasi sebuah masalah yang menantang, pertimbangkan 3 strategi sederhana di bawah ini. Untuk apa? Supaya dapat membantu Anda mendefinisikan-ulang, masalah dengan lebih baik.

1. Baca ulang atau pertimbangkan ulang pertanyaannya.

Pada perkara tertentu, tantangan/peluang seperti soal cerita ala matematika. Anda akan diberikan sejumlah informasi latar belakang dan kemudian diminta untuk menjawab pertanyaan yang mendorong Anda untuk menggunakan data dari informasi latar belakang, sebagai solusi bagi soalnya.

Jika seseorang keliru membaca soal, ia akan menemukan kesulitan untuk menjawab pertanyaannya. Bahkan, jika sebuah solusi berhasil diperoleh, jawabannya tentu berbeda. Karena itu, penting untuk memastikan bahwa masalah yang berusaha dijawab, pada faktanya ialah persoalan yang memang ditanyakan.

Dengan istilah lain, penting untuk memastikan kalau pertanyaan yang dijawab ialah sama dengan pertanyaan yang ditanyakan.

2. Sederhanakan tujuan-tujuan.

Kadang, Anda perlu menetapkan tujuan-tujuan tertentu bagi diri sendiri atau orang lain, ketika bukti memang sulit ditemui. Anda mungkin akan berupaya lebih keras, atau membuat orang lain bekerja lebih keras, dalam upaya mencapai tujuan-tujuan. Tapi, di lain waktu, strategi ini gagal.

Anda menemukan tidak sanggup mencapai tujuan, atau Anda menemukan orang lain tidak mampu mencapai tujuan-tujuan yang sudah ditetapkan bagi mereka. Sering, Anda bisa mengganti tujuan yang agak sulit dicapai itu, dengan pencapaian berupa sedikit saja hasil atau setidaknya tidak mengalami kerugian.

Besar kemungkinan, mencapai tujuan yang lebih kecil atau sederhana, dapat membantu Anda sadar betapa cara-cara seperti itu yang justru lebih penting dalam rangka memenuhi tujuan yang lebih besar.

Secara pribadi, saya berharap pembaca dapat meluangkan waktu untuk menikmati inspirasi dari tulisan ini.

3. Definisikan ulang tujuan-tujuan Anda.

Kapan terakhir kalinya, Anda menggunakan strategi sederhana ini?

Kadang, selain menetapkan tujuan yang lebih mudah diraih. Anda hanya perlu mengubah tujuan supaya membuatnya lebih tepat bagi apa yang sesungguhnya Anda butuhkan, untuk dicapai. Dalam konteks ini, Anda perlu mempertimbangkan kembali inti masalah itu, dengan suatu cara yang mengarah kepada tujuan yang sudah didefinisikan-ulang tadi.

 

“Perahu tenggelam, jarang karena kerusakan besar atau terbelah dua, tetapi karena bocor kecil yang disepelekan.” (Peri Farouk)

 

Comments

Add a comment

Tentang RioPurboyo dot Com

RioPurboyo.com adalah blog pemberdayaan diri. Hadir sebagai upaya pembaik kualitas hidup supaya lebih berkah, bermakna, dan berguna. Ketika Anda bersedia berlatih untuk mengembangkan kualitas diri, hubungi 0857-84-450-450.

Apa itu Komunitas?

Komunitas ialah alumni pelatihan dan pembaca blog. Silakan bergabung untuk saling berinteraksi, berbagi, dan bertumbuh bersama.
Follow us: Twitter | Facebook
Copyright © 2011 Rio Purboyo dot Com. All rights reserved.