Inspirasi Detik ini

Harapan merupakan pembentuk kenyataan masa depan. — Rio Purboyo

Coaching apa Kucing?

Posted by
|

Sekian lama, saya menapaki dunia pemberdayaan diri. Dulu, hanya karena sikap ingin tahu akan sesuatu. Persisnya saat saya membaca sebuah istilah baru. “Coaching”. Apa, kucing? begitu jawab seorang teman saat saya beritahu.

Rasa penasaran pun makin membuncah. Betapa tidak, disebutkan bahwa secara sederhana, coaching hanyalah percakapan terarah yang membantu terjadinya pembelajaran. Dalam konteks perusahaan/industri, bukan hanya bertujuan untuk pembelajaran, melainkan juga terjadinya peningkatan kinerja.

Yang lebih unik, coaching ternyata proses dua arah. Bukannya satu arah seperti yang saya duga awalnya. Coaching, seperti pengertian inti di atas, sangatlah dinamis, bukan hanya karena aliran komunikasinya yang dua arah, tapi karena masing-masing pihak memegang peran pentingnya masing-masing. Coach (sang Pelatih), memegang tanggung jawab agar percakapan tetap berfokus pada tujuan (solusi) yang sejak awal sudah dijelaskan. Sementara coachee (yang dilatih), berkuasa penuh dalam tanggung jawab pribadi untuk memproduksi berbagai ide, menciptakan banyak pilihan -dan yang juga sangat penting- mengambil tindakan untuk mencapai tujuan.

Dalam perjalanan Coachee mengarah ke tujuan, Coach berperan memfasilitasi ragam pikiran dan perasaan Coachee, termasuk menilai kemajuan yang dilaporkan Coachee dan memberikan umpan balik yang membangun.
(Seringnya umpan-balik berupa pertanyaan daripada saran, atau malah saran yang berbentuk pertanyaan? Anda tahu, maksud saya, bukan? ^_^. Di tulisan berikutnya, bagian itu akan kita kupas lebih tuntas)

Sejenak, alihkan perhatian kita untuk menyimak kisah berikut.

Ada seorang pria yang putus asa dan ingin meninggalkan segalanya. Meninggalkan pekerjaan, hubungan, dan berhenti hidup. Ia lalu pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan sahabat akrabnya, seorang petani.

“Mas,” katanya. “Apakah sampean bisa memberi saya satu alasan yang baik untuk jangan berhenti hidup dan menyerah?” Jawaban sang Petani sangat mengejutkan.

“Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu?”
“Ya,” jawab pria itu.

“Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, aku merawat keduanya dengan sangat baik. Aku membantu keduanya mendapatkan cahaya. Menyirami setiap hari. Terbukti, pakis tumbuh sangat cepat. Daunnya yang hijau segar segera menutupi permukaan tanah hutan.
Sementara itu, benih bambu tidak menghasilkan apapun. Tapi, aku tidak menyerah.

Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak, tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu. Tapi, aku tidak menyerah.

Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu. Tapi, aku tidak menyerah. Di tahun keempat, masih juga belum ada apa pun dari benih bambu.”
“Aku tetap tidak menyerah,” tegas petani.

“Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil. Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna. Tapi 6 bulan kemudian, kamu bisa bayangkan, bambu itu menjulang sampai 30 meter.”
tunas bambu Coaching apa Kucing?

“Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun. Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup. Bukankah kau masih ingat, “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya?”” kata petani kepada pria itu.

“Tahukah kamu, di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat itu, kamu sesungguhnya sedang menumbuhkan akar-akar?”

“Jangan membandingkan kelemahan diri dengan kekuatan orang lain,” kata petani.
“Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya membuat hutan menjadi lebih indah.”
“Waktumu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi.”

“Saya akan menjulang setinggi apa?” tanya pria itu.
“Setinggi apa pohon bambu bisa menjulang?” tanya petani.
“Setinggi yang bisa dicapainya,” jawab pria itu.
“Ya, benar! Jadilah bukti kemulyaan Penciptamu, dengan menjadi yang terbaik, meraih yang tertinggi sesuai kepantasanmu,” jawab petani.

bambu tinggi Coaching apa Kucing?
Nah, jika ada kegagalan di tahun yang sudah berlalu, bukan berarti musnahlah segala daya upaya kita. Tapi, saat itulah sedang bertumbuh akar-akar keyakinan, kepahaman, dan keahlian yang menguatkan kita.

Selamat tumbuh menjulang, bersama sang pelatih. Pelatih Pemberdaya Bakat. ^_^

Setelah memaknai cerita di atas, berikut ini saya tuliskan berbagai pengertian Coaching yang sebenarnya menjelaskan poin yang sama.

COACHING, adalah…

*) Kunci pembuka potensi seseorang untuk memaksimalkan kinerjanya. Coaching lebih kepada membantu seseorang untuk belajar daripada mengajarinya. (Whitmore, 2003)

*) Sebuah proses kolaborasi yang berfokus pada solusi, berorientasi pada hasil, dan sistematis. Di mana coach memfasilitasi peningkatan atas performa kerja, pengalaman hidup, pembelajaran diri, dan pertumbuhan pribadi dari coachee. (Grant, 1999; definisi dasar juga mengacu pada Association for Coaching, 2005)

*) Hubungan profesional antara coach yang berkualitas dengan pribadi atau organisasi guna mendukung pencapaian hasil yang luar biasa berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan oleh pribadi atau organisasi tersebut. (ICF/International Coach Federation, 2005)

*) Seni memfasilitasi kinerja, pembelajaran, dan pengembangan orang lain. (Downey, 2003)

Asyiknya, saya benar-benar menyadari bahwa pendekatan pemberdayaan yang selama ini lebih saya pilih, adalah berkesesuaian dengan esensi Coaching itu sendiri.

Inti dari coaching adalah memberdayakan orang dengan memfasilitasi pembelajaran diri, pertumbuhan pribadi, dan perbaikan kinerja.

Damai rasanya, saat dapat membantu sesama berproses menjadi yang terbaik dari dirinya. Saya yakin Anda sangat tertarik, bukan?

NB. Agenda workshop terdekat? 

(*) Workshop “Public Speaking Magically“, “Jadi Pembicara Memikat dan Melekat dengan Style Pribadi”. Tertarik DAFTAR? Hubungi 0858-1531-1207. Sampai jumpa di lokasi berlatih, ya?

Comments

  1. widi

    April 27, 2012

    Untuk joint bagaimana? dan schedulenya? kalau gak salah sabtu dan minggu, sabtunya mulai jam berapa gan?

    • Rio Purboyo

      May 17, 2012

      Informasi detailnya sudah saya kirimkan ke email, ya? Terima kasih.

Add a comment

  1. Pertanyaan Persiapan Coaching10-20-12

Tentang RioPurboyo dot Com

RioPurboyo.com adalah blog pemberdayaan diri. Hadir sebagai upaya pembaik kualitas hidup supaya lebih berkah, bermakna, dan berguna. Ketika Anda bersedia berlatih untuk mengembangkan kualitas diri, hubungi 0857-84-450-450.

Apa itu Komunitas?

Komunitas ialah alumni pelatihan dan pembaca blog. Silakan bergabung untuk saling berinteraksi, berbagi, dan bertumbuh bersama.
Follow us: Twitter | Facebook
Copyright © 2011 Rio Purboyo dot Com. All rights reserved.