Inspirasi Detik ini

Yang berkeras kepala mengejar harta, akan dipaksa melayani, hingga akhirnya ia menyadari karena melayani-lah ia akan dipaksa untuk sukarela didatangi harta. — Rio Purboyo

Bisnis yang Berkelanjutan

Posted by
|

Saat melatih sejumlah mahasiswa fakultas bisnis jelang kelulusan mereka, saya bertanya “Berapa banyak dari Anda yang tertarik mengembangkan karier di bidang penjualan?”. Seperti dugaan, tangan yang mengacung hanya sedikit sekali. Tapi, ketika saya tanyakan, “Berapa banyak dari Anda yang mempelajari bisnis karena ingin dapatkan banyak uang?”, maka hampir dapat dipastikan semua tangan teracung.

Anehnya, mengapa begitu banyak orang yang ingin dapat banyak uang, tapi sedikit dari mereka yang bersedia menekuni pekerjaan yang memberi imbalan tinggi ini? Jawabannya mudah saja. Karena mereka mengganggap menjual itu sebagai kegiatan yang manipulatif, tidak nyaman, dan suka memaksakan diri. Sedikit dari kita yang menikmati pekerjaan menjual, karena kita merasa terpaksa menjejalkan suatu produk atau pelayanan kepada orang lain yang tidak menginginkan atau membutuhkannya.

Tapi, hebatnya, setiap orang pasti akan menyukai pekerjaan yang satu ini. Pekerjaan membantu orang lain dalam mendapatkan yang terbaik atas apa yang ia senangi atau ia perlukan. Dan, Anda tahu, inilah hakikat sejati dari bisnis yang lebih dari sekedar menjual. Seperti perkataan Peter Drucker, Sang Maestro Manajemen, bahwa tujuan bisnis ialah mendapatkan dan mempertahankan pelanggan.

Dari pemaknaan itulah, ketimbang kita merisaukan produk apa yang Anda buat, atau Anda jual, atau apa yang Anda lakukan dalam memenuhi nafkah setiap hari; bagaimana jika kita bergeser untuk menjadikan pola pikir melayani pelanggan sebagai mata uang yang tentu berlaku di belahan dunia mana saja.

Oh, Anda bertanya-tanya, bagaimana caranya?
Sederhana sekali. Setiap hari, kita perlu gunakan energi-konsentrasi-dan-waktu kita, untuk dua point utama berikut ini.

 

1. Pusatkan perhatian atas apa yang disenangi dan diperlukan pelanggan. Bantu pelanggan membeli yang terbaik dan buat pelanggan senang.

 

Prinsip penting ini berlaku bagi siapa saja yang bekerja. Bahkan, jika pun pekerjaan Anda tidak berhadapan langsung dengan pelanggan, misal: pekerja di gudang, peneliti di laboratorium. Karena pada dasarnya, pelanggan yang setialah yang membayar gaji Anda.
Sehingga, segala sesuatu yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kualitas produk, delivery system, dan budaya pelayanan perusahaan, PASTI akan memberi manfaat bagi kehidupan Anda saat ini dan di masa depan.

Saya jadi teringat pesan seseorang, agar melupakan penjualan dan pusatkan perhatian dalam menyajikan pelayanan keren. Beliau latihkan, “Jika setiap pagi Anda mulai dengan berkata dalam hati, “Saya ingin menolong orang sebanyak mungkin hari ini”, daripada “Saya ingin membuat sebanyak mungkin penjualan hari ini”, maka Anda akan dapati diri sendiri merasakan keterbukaan dan kedekatan yang lebih baik ketika berjumpa pelanggan. Anda tahu, inilah yang pelanggan inginkan, dan sekaligus memudahkan Anda membuat lebih banyak penjualan.

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa ingin doanya terkabul dan dibebaskan dari kesulitannya hendaklah dia mengatasi (menyelesaikan) kesulitan orang lain.“(HR. Ahmad)

Seseorang yang berangkat dari kesadaran penuh untuk menolong sesama agar memperoleh hidup yang lebih baik baik, lebih bahagia, dan lebih mudah, berarti sedang menjalankan kewirausahaan yang paripurna.

Dan seperti yang dapat Anda duga, sulit bagi kita untuk menolak seseorang yang dengan tulus ingin menolong kita. Inilah sebabnya, saya selalu mendesain workshop yang saja latihkan berkesesuaian dengan harapan dan keinginan pelanggan. Pasti, kita akan mendapat manfaat sangat besar dari menjawab pertanyaan ini, “Bagaimana caranya agar saya dapat menolong sesama dengan lebih baik lagi?”

Selaras dengan hukum tanam-panen, dalam hidup ini kita memperoleh dari apa yang kita jariyahkan. Cepat atau lambat, harta-tahta-kata-cinta yang Anda peroleh pasti sebanding dengan pelayanan yang telah Anda berikan.

2. Jadikan kegiatan menolong pelanggan sebagai prioritas utama dalam setiap pekerjaan.

Tujuan bisnis ialah menciptakan dan merawat pelanggan. Untuk permudah supaya prinsip ini lebih melekat dalam sanubari Anda, biasakan di pagi hari untuk bertanya, “Bagaimanakah cara supaya saya bisa memberi bantuan yang sangat berarti bagi pelanggan?”

Segera setelah ajukan pertanyaan itu, selalulah sediakan buku catatan, dan setiap kali gagasan melintas di pikiran Anda, bertekadlah untuk mencatatnya. Saya membiasakan diri untuk mengikat beraneka ide dengan gunakan gadget pribadi. Hebatnya, ini akan bantu Anda untuk bergegas mewujudkannya. Akan sangat berdampak kuat, ketika kiat taktis ini Anda bagikan ke teman dekat Anda, baik rekan sekantor atau pun pelanggan Anda. Tanyakan respon mereka, jadikan sebagai umpan balik untuk perbaikan.

Tanpa saya duga sebelumnya, kali ini saya benar-benar menyadari betapa dua prinsip di atas, telah menolong saya dalam membantu pelanggan mendapatkan yang terbaik. Takterasa, 2 tahun telah berlalu sejak saya praktekkan dua prinsip di atas. Jika Anda bersedia, Anda pun dapat melihat betapa besar manfaatnya.

Semoga berguna.

NB)

Bagi pembaca yang merasa penting menguasai sikap dan keahlian berbicara meyakinkan di depan publik. Pastikan Anda hadir dalam workshop “Public Speaking Magically“, hubungi 0823-3011-9100.

 

Add a comment

Tentang RioPurboyo dot Com

RioPurboyo.com adalah blog pemberdayaan diri. Hadir sebagai upaya pembaik kualitas hidup supaya lebih berkah, bermakna, dan berguna. Ketika Anda bersedia berlatih untuk mengembangkan kualitas diri, hubungi 0857-84-450-450.

Apa itu Komunitas?

Komunitas ialah alumni pelatihan dan pembaca blog. Silakan bergabung untuk saling berinteraksi, berbagi, dan bertumbuh bersama.
Follow us: Twitter | Facebook
Copyright © 2011 Rio Purboyo dot Com. All rights reserved.